--> Informasi Viral Bermanfaat: TOKOH | Deskripsi Singkat Blog di Sini
Showing posts with label TOKOH. Show all posts
Showing posts with label TOKOH. Show all posts

Tuesday, July 11, 2017

Ambulan dan mobil jenazah untuk kota solo

Ambulan dan mobil jenazah untuk kota solo

Butuh ambulan dan mobil jenazah untuk Solo dan sekitarnya hubungi 0856 6901 6003.
Gratis untuk dhuafa, janda dan anak yatim..
Infaq seikhlasnya (umum).
Lokasi :
KBIH AL MABRUR
Gedung Persaudaraan Haji Kota Surakarta
Jl. Srinarendro No. 1 Baron Gedhe, Laweyan, Surakarta


ambulan dan mobil jenazah untuk kota solo
ambulan dan mobil jenazah untuk kota solo

ambulan dan mobil jenazah untuk kota solo
ambulan dan mobil jenazah untuk kota solo

ambulan dan mobil jenazah untuk kota solo
ambulan dan mobil jenazah untuk kota solo

ambulan dan mobil jenazah untuk kota solo
ambulan dan mobil jenazah untuk kota solo

Friday, July 7, 2017

Anggota TNI main tampar petugas Bandara Soekarno Hatta

Anggota TNI main tampar petugas Bandara Soekarno Hatta


Anggota TNI main tampar petugas Bandara Soekarno Hatta


Ilustrasi Penganiayaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kejadian penamparan terhadap petugas bandara kembali terjadi. Kali ini menimpa Fery Surya (24), petugas di Security Check Point 1A Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Cengkareng, Tangerang, Jumat (7/7). Pelaku merupakan anggota TNI berinisial AG yang dikabarkan seorang dokter militer.

Kasubag Humas Polres Kota Bandara Soetta Iptu Prayogo menyatakan, penamparan bermula ketika AG melewati Walk-through Metal Detector (WTMD) dan X-Ray. Alat tersebut lantas berbunyi. Fery kemudian memeriksa AG. Karena tidak terima, pelaku beradu argumen hingga menampar korban.

"Cekcok, kemudian pelaku menampar korban sekali di pipi sebelah kiri," kata Prayogo saat dikonfirmasi.

Pelaku dan korban dibawa ke Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Bandara Soetta, untuk dilakukan pemeriksaan. Keduanya sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara keluarga.

Prayogo tak menampik pelaku penamparan Fery adalah seorang tentara. "Sesuai identitas di KTP-nya seperti itu," singkat Prayogo.

Kejadian penamparan berlangsung pukul 15.38 WIB. Alat pemeriksaan berbunyi ketika AG melintas. Petugas lantas meminta izin untuk melakukan pemeriksaan badan. Karena tak terima, AG menampar korban.

AG dan Fery sepakat berdamai. Berikut poin kesepakatan antara keduanya.

1. Pelaku meminta maaf kepada korban dan korban bersedia memaafkan
2. Pelaku berjanji tidak akan melakukan lagi perbuatan tersebut
3. Korban dan pelaku menganggap perkara tersebut selesai dan kedua belah pihak sepakat tidak akan melanjutkan proses hukumnya
4. Korban tidak akan membuat Laporan Polisi perihal perkara tersebut
5. Tidak ada tuntutan atau ganti rugi atas kejadian tersebut
6. Pelaku harus meminta maaf secara tertulis kepada korban, Institusi dan PT Angkasa Pura II.

Kasus serupa juga pernah dialami petugas Bandara Sam Ratulangi Manado. Gara-gara tak terima arloji dilepas, istri purnawirawan polisi bernama Joice Onsay Warouw menampar petugas.

Dalam keterangannya, Joice mengaku menyesal dan meminta maaf atas perbuatannya tersebut. "Saya sangat menyesali atas kejadian ini di Bandara Sam Ratulanangi, tanggal 5 Juli 2017, Rabu kemarin. Saya meminta maaf atas kejadian tersebut," kata Joice di Polda Metro Jaya, Jumat (7/6). [cob]






Sumber : merdeka.com

Thursday, July 6, 2017

Sekretaris Penasihat Paus Tertangkap Basah Pesta Seks di Apartemen

Sekretaris Penasihat Paus Tertangkap Basah Pesta Seks di Apartemen

Sekretaris penasihat Paus tertangkap basah pesta seks di apartemen



Merdeka.com - Sebuah skandal mengejutkan mengguncang Vatikan baru-baru ini. Polisi setempat menggerebek apartemen petinggi gereja di kota tersebut dan menemukan obat-obatan terlarang di dalamnya. Tak hanya itu, penghuninya juga tertangkap basah sedang menggelar pesta seks.

"Orang yang terlibat dalam pesta tersebut diyakini merupakan seorang pendeta yang bertugas sebagai sekretaris utama Francesco Coccopalmerio, atau kepada Dewan Kepausan Legislatif dan penasihat pribadi Paus Fransiskus," kata polisi setempat, seperti dilansir dari laman International Business Times, Rabu, (5/7).

Menurut laporan surat kabar lokal, polisi pertama kali melakukan penggerebekan di tempat tersebut pada Juni lalu. Sebelumnya, sejumlah penduduk sekitar melaporkan bahwa terdapat orang-orang dengan perilaku tak biasa yang masuk ke apartemen tersebut.

Surat kabar tersebut juga mengutip kata-kata polisi yang membenarkan tentang penemuan obat-obatan terlarang dan sekelompok pria sedang melakukan aktivitas seksual saat digerebek.

Polisi langsung menangkap pendeta tersebut dan membawanya untuk diinterogasi. Namun, kemungkinan besar pendeta tersebut akan dituntut dengan tuduhan penggunaan narkoba, bukan tindak pidana karena melakukan seks dengan sesama jenis.

Sementara itu saat ini Paus Fransiskus sedang berapa di bawah tekanan besar karena semakin maraknya skandal pelecehan seksual yang melibatkan petinggi gereja Vatikan dan pendeta.

Kasus terbaru adalah pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh petinggi gereja George Pell yang baru akan kembali ke Australia untuk diadili. [pan]




sumber :
merdeka.com
Manusia Tertua Asal Yogya Kuat Tak Makan 5 Hari & Hobi Tidur di Luar

Manusia Tertua Asal Yogya Kuat Tak Makan 5 Hari & Hobi Tidur di Luar





Merdeka.com - Berumur 117 tahun, Mbah Suparni warga Padukuhan Sadang, Kelurahan Tanjungharjo, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo masih nampak segar dan beraktivitas layaknya orang dalam usia produktif. Sehari-hari Mbah Suparni bahkan masih mencari nafkah sendiri untuk mencukupi kebutuhannya.

Dari pagi hingga siang hari, Mbah Suparni biasanya masih berkeliling desa untuk menjual jamu atau kain selendang. Sorenya, Mbah Suparni tak lantas beristirahat, dirinya masih melakukan kerja sambilannya yaitu membuat tali tambang atau tampar dari daun pandan. Aktivitas ini selalu dilakukan Mbah Suparni setiap harinya.

Secara fisik, Mbah Suparni pun masih cukup baik. Di usianya yang lebih dari seabad, Mbah Suparni masih memiliki penglihatan yang bagus. Mbah Suparni juga masih dikaruniai pendengaran yang baik. Bahkan, saat berbicara pun Mbah Suparni masih jelas dan mudah dipahami.

Mbah Suparni juga jarang mengeluh sakit. Selama hidupnya, riwayat Mbah Suparni masuk rumah sakit masih bisa dihitung dengan jari. Bagi Mbah Suparni, kesehatan dan kondisi fisik yang masih baik di usianya saat ini tak lepas dari menjaga pikiran untuk selalu berpikir positif selama hidup baik saat ada masalah maupun tidak.

"resepnya pikiran. Pikirannya jadi per. Walaupun kere tapi pikirannya asal merasa punya," ungkap Mbah Suparni dalam bahasa Jawa, Kamis (6/7).

Bagi Mbah Suparni, hidup tak perlu merasa wah dan berlebihan. Hidup juga tak perlu aneh-aneh mencari harta yang berlebihan. Setiap pemberian Tuhan, kata Mbah Suparni, harus dijaga.

"Jadi orang yang benar. Hidup di dunia tidak perlu aneh-aneh," terang Mbah Suparni.

Selain cara pikir dan selalu bersyukur, Mbah Suparni juga menasehati bahwa makanan dan minuman juga berperan bagi kesehatan. Setiap harinya, Mbah Suparni lebih memilih mengonsumsi sayur mayur masakannya sendiri dengan berbahan hasil kebun.

"Apa saja mau, daun telo bisa. Tidak pilih pilih kalau makan. Lima hari tidak makan juga tidak masalah," ucap Mbah Suparni.

Sedangkan untuk minuman, Mbah Suparni mengaku suka mengonsumsi teh kental racikannya sendiri. Teh kental ini setiap hari selalu dikonsumsinya. Bagi Mbah Suparni, teh kental ini menjadi resep bebas sakit selama 117 tahun hidup.

"Minum teh kental. Itu aja sama dikasih gula jawa. Minumannya kentel perutnya tidak lapar," urai Mbah Suparni.

Berkat menjaga makanan dan pikiran, kondisi fisik Mbah Suparni masih nampak bugar. Padahal setiap harinya, Mbah Suparni biasa tidur di tempat tidur atau amben yang berada di sebelah rumahnya. Mbah Suparni selalu tidur di luar rumah setiap harinya. Baginya, tidur di luar rumah lebih nyaman dibandingkan di dalam rumah. 

"Enak tidur di luar rumah. Tidak dinginkan sudah diselimuti oleh Tuhan," pungkas Mbah Suparni.

Tukiyem (65) anak pertama Mbah Suparni mengaku kebiasaan ibunya minum teh kental sudah sejak dirinya kecil. Kebiasaan itu memang dilakukan ibunya dan membuat ibunya awet dan sehat di usia 117 tahun.

"Biasanya minum teh itu. Kentel biasanya. Juga wedang uwuh dan jamu jamuan juga sering diminum Simbah," terang Tukiyem.

Kebiasaan Mbah Suparni tidur di luar rumah pun juga dibenarkan oleh Tukiyem. Menurut Tukiyem, Mbah Suparni kerap diminta tidur di dalam rumah meskipun ajakan itu selalu ditolak oleh ibunya. Bagi Mbah Suparni, tidur di luar rumah lebih nyaman dibandingkan tidur di dalam rumah.

"Sudah minta ibu tidur di dalam. Tapi ya itu ibu enggak mau," tutup Tukiyem. [cob]





sumber :
merdeka.com 
Kisah pilu JULIANTO S , CINTA DI TOLAK.. GO FOOD BERTINDAK berakhir dengan PHK dari Perusahaan

Kisah pilu JULIANTO S , CINTA DI TOLAK.. GO FOOD BERTINDAK berakhir dengan PHK dari Perusahaan

Kasihan banget Bapak ini, dapet orderan GoFood Bebek Kaleyo Rp.225rbu dan ternyata FIKTIF alias orderan PALSU!! Sudah yg ke 5x kejadian ini semenjak 2 hari yang lalu. Kata security kemaren ada yg order martabak, soto dll. Rata rata jumlahnya di atas 200rb. Padahal sblm di order sudah di telfon dan di konfirmasi, begitu sudah di pick up dan di anter mendadak tidak bisa di hubungi. HATI HATI nih buat para ojek online, klw dpt orderan apapun atas nama JULIANTO S dan anternya ke Gedung Danamon samping Gramedia Matraman JANGAN DIAMBIL...TOLONG BANTU SHARE YA kasihan klw terus terusan jatuh korban. Buat mereka 200rb itu sangat sangat berharga. Kadang driver untung nya cuma 5rb tapi harus menanggung kerugian 200rb, krn makanan yg udah di pesen gak bisa di balikin. Belum lagi mereka harus antri, panas panasan atau kehujanan demi makanan itu sampai ke tangan kita dg baik, belum pulsa mereka buat telfon sana sini saat pemesanan. Sekali lg Masyarakat bawah yg selalu jd korban, mereka berkeliling berkeringat, bahkan membahayakan diri sendiri di malam hari hanya untuk keuntungan TIDAK SEBERAPA. Hanya agar anak istrinya tidak kelaparan, dengan merugikan mereka yg menanggung bukan hanya drivernya melainkan ANAK DAN ISTRINYA ikut menanggung kerugian. Semoga REZEKI buat korban nya di ganti berlipat ganda dan pelakunya mendapat KARMA agar berhenti mengerjai orang lain.



Update: Julianto S yg di maksud di atas adalah KORBAN juga. Ada "oknum" yg saat ini secara bertubi tubi menggunakan nama Julianto di tujukan ke DANAMON MATRAMAN. Sudah di bayarin satu per satu oleh Julianto krn kasihan dg Drivernya, namun jumlahnya sampai jutaan dia kewalahan, bahkan teman kantornya ikut patungan untuk bayarin krn kasihan. HP Julianto ini mati tp orderan terus bertambah, sampai ada GO BOX segala. Saya sudah update klarifikasinya di wall terbaru saya mohon di SHARE juga ya. Sekali lagi Korban nya ada BANYAK yaitu para Driver GoJek yg di manfaatkan oleh "oknum gila" ini juga JULIANTO sebagai sasaran utama. Kasus ini sudah di laporkan ke pihak KEPOLISIAN, semoga pelaku yg PSYCO ini segera di tangkap. Regards


sumber  https://web.facebook.com/photo.php?fbid=10155503576397661&set=a.10151713359477661.1073741826.554637660&type=1&theater

update informasi sebenar nya

CINTA DI TOLAK.. GO FOOD BERTINDAK. Kejadian DRIVER GOJEK yg memesan makanan seharga 200rb bukanlah korban utama dari kejadian ini. Katakanlah xx orang gila yg memesan bertubi tubi dan memakai identitas JULIANTO S yg sekarang sudah viral dan namanya menjadi hancur. 2 hari belakangan tiba tiba banyak yg memesan GoFood atas nama Julianto padahal yg bersangkutan TIDAK MEMESAN, bahkan satu per satu di bayar krn kasihan dengan Driver GoJeknya, 600rb totalnya sudah terbayar, menambah lagi pesanan ini itu hingga 1jt. Saking sudah kewalahan 1 lantai karyawan teman nya Julianto ikut patungan membayar satu per satu Go Food yg datang. Menurut Driver yg memesan itu suara cewek, rumornya sih ada cewek yg naksir Julianto ini cuma di tolak, mungkin ini blm terbukti. Tapi tersangka update profile picture nya kok KTP Julianto ya?? Hari ini pesanan online makin GILAAA bahkan gak hanya Go Food ada juga GO BOX, edan gak? dasar Psyco. Julianto skrng merasa ketakutan karena dia di cari banyak Driver Go Jek padahal dia juga KORBAN. Dia bahkan tidak mengaktifkan HP nya tapi pesanan itu terus datang bertubi tubi. Jadi BEWARE GUYS kalau ada pesanan atas nama JULIANTO S dan pemesanan dikirimkan ke Danamon Matraman lt.5, KALAU BISA JANGAN DIAMBIL. Saat ini sudah di laporkan ke pihak KEPOLISIAN semoga pelakunya segera tertangkap. MOHON DI SHARE GUYS.
PESEN BUAT PELAKU: WOY CINTA LU YG DI TOLAK KNP DRIVER GOJEK YG JD KORBAAAN????? GAK PUNYA OTAK
UPDATE: Terhitung hari ini 6/7/17 Julianto di PHK oleh perusahaan nya di karenakan masalah ini.

sumber :
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10155504799442661&id=554637660&refid=52&__tn__=%2As


Thursday, May 11, 2017

Aksi Bela Islam Andaikan kekecewaan dan kemarahan mereka diungkapkan dengan anarkis, apa jadinya ibukota kala itu???

Aksi Bela Islam Andaikan kekecewaan dan kemarahan mereka diungkapkan dengan anarkis, apa jadinya ibukota kala itu???

Aksi Bela Islam Andaikan kekecewaan dan kemarahan mereka diungkapkan dengan anarkis, apa jadinya ibukota kala itu???
Alhamdulillah itu tak terjadi, karena mereka cinta NKRI yang ber Bhineka Tunggal Ika

Berikut ini adalah foto foto  Aksi Bela Islam

Aksi Bela Islam Andaikan kekecewaan dan kemarahan mereka diungkapkan dengan anarkis, apa jadinya ibukota kala itu???
Aksi Bela Islam Andaikan kekecewaan dan kemarahan mereka diungkapkan dengan anarkis, apa jadinya ibukota kala itu???



Kovilate Ucen'z Savana Beda bangat yah, aksi damai 212 bgt tertib, padahal di hadiri jutaan umat, beda dengan yg aksi di Cipinang, sedikit tp sdh mw anarkis.... PAYAH

Awan Adman Maliawan Demo diatas berlangsung dengan aman dan tertib karena kehendak Allah semata 😇

Ivan Utama kangen moment seperti ini, meski hanya sehari, beberapa jam. hari itu terasa berbeda

Mulyadi Muchtar 6 kali tidak terjadi apa2...😊👍


Sugiono Lasmo Hanya orang berakal sehat bisa menerima itu..

Mirza Purnomo Jangan terlena dan terbuai dengan banyak umat yg hadir.....mari tingkat kuantitas umat Islam nya ....jadilah Alquran berjalan ...jangan menjadi buih di lautan yg banyak tapi tak berisi....bangkitlah umat Islam....bangun ghirah mu ....tegakkan Islam di nusantara ...jadilah Alquran berjalan untuk kemaslahatan umat bersama

Koko Ammar Allaahu akbar... Allaahu akbar.. Allaahu akbar...

Ajie Alhamdulillah .. aku ikuutt. Tertib .. tertib banget koq

Dewi Rengganis MasyaAllah..

Zae Zena Zen Jutaan umat sdg berjuang dmi agamanya, syukur alhamdulillah tdk ada kjdian anarkis, ini bukti cinta kpd tnh air, nkri , duniapun mengakui. Biarlah allah yg mengatur, allah maha penyayang sayangnya tk terbilang, allah maha pengasih tnpa pilih kasih, allah maha tahu tnpa d beri tahu, smg republik ini nantinya di beri pemimpin yg rahmatan lilalamin.

Thursday, May 4, 2017

Ini dia pidato yang menyebabkan Presiden Jokowi dihina media internasional karena Salah Menyebutkan Data Kenaikan Ekonomi

Ini dia pidato yang menyebabkan Presiden Jokowi dihina media internasional karena Salah Menyebutkan Data Kenaikan Ekonomi

Sebuah video upload an netizen Lingkarz Skater menampilkan Pidato Pak Presiden Di Hongkong
Entah Siapa Yang Bertanggung Jawab Memberi Naskah Pidato Dengan Data Yang Tidak Valid ,Sampai2 Mendapat Sorotan Oleh Seorang Pengamat Ekonomi Dunia
Jika Yang Memberi Data Memang Sengaja Maka Wajib Hukumnya Diproses Karena Membuat Malu Presiden
------------------------------------------

Ini dia pidato yang menyebabkan Presiden Jokowi dihina media internasional karena Salah Menyebutkan Data Kenaikan Ekonomi
Ini dia pidato yang menyebabkan Presiden Jokowi dihina media internasional karena Salah Menyebutkan Data Kenaikan Ekonomi

Ini dia pidato yang menyebabkan Presiden Jokowi dihina media internasional karena Salah Menyebutkan Data Kenaikan Ekonomi
Ini dia pidato yang menyebabkan Presiden Jokowi dihina media internasional karena Salah Menyebutkan Data Kenaikan Ekonomi

Ini dia pidato yang menyebabkan Presiden Jokowi dihina media internasional karena Salah Menyebutkan Data Kenaikan Ekonomi
Ini dia pidato yang menyebabkan Presiden Jokowi dihina media internasional karena Salah Menyebutkan Data Kenaikan Ekonomi



Copas
Saat Jokowi Berkunjung ke Hong Kong
Saya cukup terkejut membaca kolom bisnis di South China Morning Post (SCMP). Seorang pengamat ekonomi Jake Van Der Kamp menyoroti pernyataan Presiden Joko Widodo dalam kolom opini bisnisnya.
Pada edisi 1 Mei SCMP, Jake Van Der Kamp memberi judul opininya sangat menghentak. "Opinion : Sorry President Widodo, GDP Ranking are Economists' Equivalent of Fake News."
Si Jake mengutif ucapan Jokowi. "Indonesia's economic growth is the third in the world after India and China," said Indonesian President Joko Widodo.
Dengan nada yang menyeleneh, Jake menulis opininya dengan kalimat : Third in the world, is it? What world is that? Pernyataannya tersebut seakan balik bertanya dari mana angka pertumbuhan ekonomi Indonesia berada nomor ketiga dunia tersebut.
Selanjutnya Pak Jake menguraikan pendapatnya. Dia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di kisaran 5,02 persen itu hanya berada di urutan ke-13. Urutan tersebut pun bukan dunia tetapi di kawasan Asia.
Om Jake pun menjelaskan siapa saja negara yang masuk 12 besar dalam pertumbuhan ekonomi Asia tersebut. Dia menulis India 7,5 persen, Laos 7,4 persen , Myanmar 7,3 persen, Kamboja 7,2 persen, Bangladesh 7,1 persen, Filipina 6,2 persen, China 6,7 persen, Palau 5,5 persen, dan Timor Leste 5,5 persen.
Setelah baca opini tersebut saya dibuat semakin heran. Apalagi Pak Jake mengatakan pernyataan yang bikin penasaran. "Don't let the facts get in way of good story."
Opini tersebut jelas menampar saya sebagai orang Indonesia. Apalagi pernyataan Jokowi dituduh 'mengarang cerita soal pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hebat'. Saya yakin Pak Jokowi hanya mendapat data dan informasi dari para pembantunya dalam hal ini para menteri terkait.
Siapa yang memberi data yang 'debatable' disajikan di forum internasional saat Jokowi kunjungan ke Hong Kong. Para menteri terkait harus menjelaskan dan bertanggung atas data yang dibantah pengamat ekonomi internasional. Jangan sampai Jokowi dipermalukan dengan data tak akurat di depan mata internasional.

sumber link artikel :

https://web.facebook.com/lingkarz/videos/10209460870185117/?autoplay_reason=user_settings&video_container_type=1&video_creator_product_type=2&app_id=350685531728&live_video_guests=0

Wednesday, April 12, 2017

Kisah Mengharukan Prajurit TNI SUPARLAN, Ketika Bertempur Sendiri dengan Gagah Berani

Kisah Mengharukan Prajurit TNI SUPARLAN, Ketika Bertempur Sendiri dengan Gagah Berani

Kisah Mengharukan Prajurit TNI SUPARLAN, Ketika Bertempur Sendiri dengan Gagah Berani


Pemuda-negeri - Dia adalah Pratu Suparlan, Prajurit Kopasandha yang bertempur sendiri sampai gugur. orang boleh bercerita tentang hebaptkan Pasukan Gurkha dengan dibumbu bumbui seolah olah mereka adalah yang terhebat dan heroik dengan Pisau Kukriknya, Tapi Suparlan hanya bertarung hingga gugur dengan Pisau Komando ditangannya...

Suparlan adalah prajurit Kopassus yang gugur tahun 1980. Prajurit hebat ini mengorbankan dirinya sendiri demi menyelamatkan regu Kopassus dan Kostrad dari pembantaian Fretilin.

1 Unit gabungan berjumlah 9 orang (4 pers Kopassus dan 5 Personel Kostrad ) di pimpin oleh Letnan Poniman Dasuki (terakhir berpangkat Brigjen) speed 2 adalah Prada Tamsil (pangkat terakhir Peltu sudah Purnawirawan) melaksanakan Patroli di Zona Z Pedalam Timor daerah ini adalah daerah yang sangat Rawan, Masih ada tokoh tokoh seperti Lobato, Lere, David, Xanana belum muncul. saat melaksanakan Patroli tersebut mereka bertemu dengan Markas Fretelin dengan kekuatan -+ 300 orang memiliki senjata yang sangat lengkap (Senapan Serbu, Mortir dan GLM). Pasukan Fretelin ini adalah sayap militer terlatih Timor Timur yg berpengalaman perang di angola, mozambik, dll. dan dilatih oleh Pasukan Tropaz Portugal.

Pada awalnya Tim Kopassus Kostrad ini ingin menyergap Pos Pengamatan Fretelin, setelah melumpuhkan Pos Pengematan Fretelin, tiba tiba dari berbagai arah muncul Pasukan Fretelin yang lebih besar, terjadi pertempuran yang tidak berimbang 1 unit digunting dari berbagai arah, dari atas ketinggian. yang roboh pertama kali adalah personel dari Kostrad yang membawa senapan Mesin disusul oleh 3 orang berikutnya karena mereka berada di formasi paling belakang. 5 orang dari sisa unit ini terdesak hingga ke bibir Jurang sambil mereka mencari jalan pelolosan dari pihak fretelin pun jatuh korbang 8 orang, dalam keadaan terdesak dan demikian genting pasukan TNI mengadakan perlawanan sengit, tapi karena kalah jumlah dan posisi tdak menguntungkan, Unit ini mundur selangkah demi selangkah menghampiri bibir jurang, hanya ada satu celah untuk meloloskan diri, akan tetapi dibutuhkan waktu yang cepat untuk melintas sebelum pasukan Fretelin menutup celah bukit tersebut.

Kemudian Komandan Unit memerintahkan sisa unit menuju ke celah tersebut, dan Pratu Suparlan paling depan, bukannya mendengarkan perintah, Pratu suparlan mundur kebelakang tanpa mengindahkan perintah Dan Unitnya. "Komandan Bawa mereka, Saya akan menghambat mereka Komandan"

Disinilah Praka Suparlan menunjukkan sifat kepahlawanannya, antara kehormatannya sebagai laki-laki, Prajurit, Korps dan negaranya, Tanpa menghiraukan peringatan Komandan Unitnya agar mundur. Pratu Suparlan membuang senjatanya dan mengambil senapan mesin milik rekannya yang gugur. Pratu Suparlan berlari kearah datangnya fretelin dan menyambutnya dengan siraman Senapan Mesin... Jatuh bangun terkena tembakan di tubuhnya Suparlan mengamuk seperti Banteng (Kata saksi fretelin yang tertangkap), mengejar mereka hingga ke semak persembunyian fretelin tidak terhitung berapa peluru yang sudah bersarang di Badannya, Pakaian Loreng Pratu Suparlan berubah warna menjadi Merah karena Darah yang mengalir ditubuhnya, Pratu Suparlan menyerang hingga munisinya Habis, kondisi Pratu Suparlan sudah mulai Lemas karena kekurangan darah, Pratu Suparlan mencabut Pisau Komando dan bertarung satu lawan satu, sepertinya Pihak fretelin berniat mempermainkan Pratu Suparlan dengan tidak membunuhnya secara langsung, suparlan betarung dengan Pisaunya merobohkan 6 orang Fretelin, hingga tanggannya tidak mampu lagi menggenggam Pisau Komandonya

Komanda Unit dengan sisa pasukannya melihat Pratu Suparlan tidak muncul, memutuskan untuk kembali mencari Pratu Suparlan dan membantu Pratu Suparlan.
Pratu Suparlan sendiri-dikelilingi oleh Ratusan Pasukan Fretelin menunggu Bala Tentara Izrail mencabut nyawanya. Pratu Suparlan adalah Prajurit yang cerdas, taktik dia melemahkan dirinya sangat tepat, saat dia terduduk, pasukan Fretelin berkerumun mendekatinya tepat disaat 1 tembakan mengenai lehernya, Suparlan hampir Roboh, Pratu Suparlan mengumpulkan sisa tenaganya mengambil 2 butir Granat di kantongnya, Pratu Suparlan mencabut Pin Granat, Dengan sigap...dan didahului lengkingan Allahuakbar !!!....digenggaman tanganx yg berisi 2 buah granat.....berlari serta meloncat berjibaku pas ditengah2 rimbunan Fretelin yang mengepungnya .....granat meledak....disertai gugurnya seorang prajurit pemberani dengan membawa bersama sejumlah musuh.

Melihat gugurx Pratu Suparlan, sisa Unit 5 orang yang sudah menguasai ketinggian, menyerang dan menembak kerumunan Fretelin dari ketinggian dengan bertubi-tubi. 3 orangpun gugur demikian juga dengan Pihak Fretelin, puluhan merenggang Nyawa, Pada saat itu Bala Bantuanpun Tiba ( Gabungan Kostrad dan Brimob ) membantu memukul mundur Fretelin kembali ke posisi markas mereka, pertempuran ini berlangsung hingga malam dan pertempuran pun terhenti.

Mayat bergelimpangan di mana-mana termasuk 7 orang Unit Pratu Suparlan, dari 9 orang, yang hidup hanya 2 orang yaitu Dan Unit dan Pratu Tamsil, jenazah jenazah itu dikumpulkan, termasuk Jenazah Pratu Suparlan yang sudah tidak utuh. Sedangkan dari Pihak Fretelin mereka kehilangan 83 orang milisinya alias tewas. Beberapa diantaranya ditangkap hidup hidup. Saat diinterogasi, anggota Fretelin ini hanya menceritakan bagaimana Pratu Suparlan bertempur sendiri sampai gugur.

KAMI TIDAK AKAN MENINGGALKAN REKAN KAMI WALAUPUN DALAM KEADAAN MATI

Oleh Karena heroiknya, Negara menganugerahkan kenaikan Pangkat kepada 7 orang Unit Suparlan yang Gugur dengan Kenaikan Pangkat satu Tingkat menjadi Prajurit Kepala, dan oleh Prabowo Subianto namanya diabadikan menjadi Nama Landasan Pacu di Pusdik Passus Batu Jajar menjadi "LANDASAN SUPARLAN"

"Yaaa... Allah, tempatkanlah Almarhum Bapak Suparlan dan mereka yang telah gugur dijalan-Mu dibarisan para Syahid dan di Surga Engkau, aamiin YRA..."

Silahkan bagikan

Baca Juga



Sumber: https://www.facebook.com/notes/pay-pecinta-anak-yatim/suparlan-prajurit-tni-bertempur-sendiri-dengan-gagah-berani/10152558790347802/


Thursday, February 16, 2017

Kisah Heroik Jenderal Sarwo Edhie Memimpin Pasukan RPKAD Memburu PKI di Solo

Kisah Heroik Jenderal Sarwo Edhie Memimpin Pasukan RPKAD Memburu PKI di Solo

Kisah Heroik Jenderal Sarwo Edhie Memimpin Pasukan RPKAD Memburu PKI di Solo


Patriot-bangsa - Setelah menumpas G30S di Jakarta, Pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) bergerak ke Jawa Tengah. Salah satu kota sasaran RPKAD adalah Solo yang saat itu menjadi salah satu basis PKI.

RPKAD mulai memasuki Solo sekitar akhir Oktober 1965. Kedatangan komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie Wibowo dan pasukannya disambut aksi mogok kerja Serikat Buruh Kereta Api (SBKA) di Stasiun Solo Balapan.

Mereka hanya duduk-duduk di pinggir rel. Kereta dari Yogyakarta, Semarang, Madiun dan tujuan lain tertahan di Solo.

Kolonel Sarwo pun berdialog dengan para buruh tersebut. Wartawan Senior Hendro Subroto melukiskan peristiwa itu dalam buku 'Perjalanan Seorang Wartawan Perang' yang diterbitkan Pustaka Sinar Harapan.

Sarwo yang berkaca mata hitam berteriak. "Siapa yang mau mogok, berkumpul di sebelah kiri saya."

Hening. Tak ada yang bergerak. Sarwo berteriak lagi. "Siapa yang tidak mau mogok supaya berkumpul di sebelah kanan saya. Saya beri waktu lima menit!"

Ternyata semua pekerja itu berkumpul di sebelah kanan Sarwo. Tak ada satu pun yang berdiri di kiri. "Lho ternyata tidak ada yang mau mogok. Kalau begitu jalankan kereta api," kata Sarwo.
Kisah Heroik Jenderal Sarwo Edhie Memimpin Pasukan RPKAD Memburu PKI di Solo

Para pekerja itu bergerak ke pos masing-masing. Mogok kerja berakhir, kereta pun berjalan kembali.

Di Jawa Tengah, pasukan ini juga kerap melakukan show of force. Mereka konvoi keliling kota dengan panser dan puluhan truk pasukan RPKAD. Para prajurit melambai-lambaikan tangan dengan ramah pada masyarakat yang semula takut. Strategi itu berhasil, rakyat menyambut sementara para pendukung G30S mulai ciut.

Sekain konvoi, Sarwo juga berorasi di rapat umum yang dihadiri ribuan massa. Sarwo mencoba menggerakan rakyat agar berani melawan PKI.

"Siapa yang bersedia dipotong lehernya dibayar seribu rupiah?" teriak Sarwo. Massa terdiam.

"Sepuluh ribu rupiah?" Massa masih diam.

"Seratus ribu? Sejuta? Sepuluh juta?" lanjut Sarwo pada massa yang terdiam.

"Jika dibayar Rp 10 juta saja kalian tidak mau dipotong lehernya, jangan berikan leher kalian secara gratis pada PKI. Kalian lawan PKI. Jika kalian takut, ABRI berada di belakang kalian. Jika kalian merasa tidak mampu, ABRI bersedia melatih," kata Sarwo disambut sorak sorai massa.

Ucapan Sarwo Edhie benar-benar dilakukan. RPKAD melatih pemuda-pemuda maupun aktivis ormas antikomunis. Rakyat ikut bangkit melawan PKI.

Merekalah yang kelak menjadi jagal bagi para anggota PKI, atau simpatisan, atau orang yang dituding sebagai PKI. Sejarah kemudian mencatat pembantaian massal terjadi di Jawa Tengah dan sebagian Jawa Timur. Sarwo Edhie mencatat korban tewas tak kurang dari 3 juta orang.

Silahkan Share

Baca Juga




Sumber:https://www.merdeka.com

Sunday, December 25, 2016

Sarwo Edhie Wibowo, Perwira Baret Merah dengan Loreng Darah Mengalir

Sarwo Edhie Wibowo, Perwira Baret Merah dengan Loreng Darah Mengalir

Sarwo Edhie Wibowo, Perwira Baret Merah dengan Loreng Darah Mengalir

Patriot-bangsa - "Hidup Pak Sarwo, hidup Pak Sarwo!"

M Yusuf (80), masih mengingat bagaimana rakyat mengelu-elukan Kolonel Sarwo Edhie Wibowo saat memasuki Jawa Tengah. Kala itu Sarwo memimpin Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) membasmi kekuatan komunis di sana.

Sosok perwira dengan baret merah dan seragam loreng darah mengalir, sebutan loreng khas RPKAD, itu sangat populer di mata masyarakat.

"Seingat saya di Jawa Tengah saat operasi, nama Pak Sarwo lebih terkenal daripada Pak Harto," kata seorang pensiunan prajurit.

Politikus PPP Suharso Monoarfa, mengaku termasuk yang terpesona oleh sosok Sarwo Edhie saat itu.

"Dulu waktu di Malang, usai penumpasan G30S/PKI, saya lihat Komandan RPKAD Sarwo Edhie Wibowo. Gagah sekali," kata mantan menteri perumahan rakyat era SBY itu.

Tanpa Sarwo Edhie Wibowo mungkin tak semulus ini Soeharto membangun Orde Baru. Sarwo sangat berjasa di hari-hari paling menentukan selepas G30S.

Tanggal 1 Oktober 1965, di saat belum jelas siapa kawan dan siapa lawan, RPKAD jadi satu-satunya pasukan yang bisa diandalkan Mayjen Soeharto. Mereka diberi tugas membebaskan RRI dari tangan pasukan komunis dan menguasai Halim.

Sarwo Edhie dan pasukannya pula yang mencari dan menemukan lubang tempat para pahlawan revolusi berada di Lubang Buaya. Beruntung mereka mendapat bantuan dari agen polisi Sukitman. Seorang polisi yang kebetulan ikut diculik gerombolan Letkol Untung tapi tak dieksekusi.

Setelah kekuatan PKI di Jakarta dibereskan, Sarwo Edhie dan pasukannya bergerak ke Jawa Tengah. Tanggal 19 Oktober 1965, dia sampai di Semarang.

Saat itu kekuatan PKI di Jawa Tengah masih kuat. Massa PKI dan pendukungnya masih berani melakukan perlawanan. Di berbagai kota, Sarwo selalu menggelorakan semangat rakyat untuk bergerak melawan PKI.

"Jangan berikan leher kalian secara gratis pada PKI. Kalian lawan PKI. Jika kalian takut, ABRI berada di belakang kalian. Jika kalian merasa tidak mampu, ABRI bersedia melatih," kata Sarwo disambut sorak sorai massa.

Ucapan Sarwo Edhie benar-benar dilakukan. RPKAD melatih pemuda-pemuda maupun aktivis ormas antikomunis. Rakyat ikut bangkit melawan PKI.

Merekalah yang kelak menjadi jagal bagi para anggota PKI, atau simpatisan, atau orang yang dituding sebagai PKI.

Saat Sarwo kembali ke Jakarta, dia merebut hati pelajar dan mahasiswa antikomunis. Sarwo pula memberi jaminan keamanan bagi para aktivis mahasiswa yang berdemo. Pasukan elite baret merah menyamar menjadi orang sipil untuk mengawal para mahasiswa. Para preman bayaran yang akan menyerang mahasiswa pun tak berani bergerak.

"Pak Sarwo sangat dekat dengan mahasiswa. Banyak mahasiswa menemui Pak Sarwo di Cijantung (markas RPKAD). Pak Sarwo juga perintahkan lindungi adik-adik mahasiswa ini," kata Maman (82), mantan anak buah Sarwo Edhie.

Berita soal Sarwo nyaris muncul setiap hari di koran. Sebagian besar berisi pujian atas prestasinya menumpas PKI.

Namun kepopuleran Sarwo rupanya tak disukai sang atasan. Konon tak boleh ada matahari kembar yang membayangi Jenderal Soeharto. Saat karirnya sedang sangat cemerlang, mulai ada upaya untuk membuangnya.

Betapa terkejutnya Sarwo saat mendengar desas-desus dia akan dijadikan duta besar di Rusia. Semua orang tahu Sarwo adalah penumpas komunis. Kini dia diceburkan di negara yang berpaham komunis. Ini seperti sebuah ledekan buat dirinya.

Ani Yudhoyono menceritakan ayahnya sempat terpukul saat mendengar hal itu. Dia melihat Sarwo banyak melamun di depan rumah.

"Suatu hari aku sempat mendengar Papi bicara pada ibu 'kalau aku memang mau dibunuh, bunuh saja. Tapi jangan membunuh aku dengan cara seperti ini'," kata Ani menirukan sang ayah dalam buku Kepak Sayap Putri Prajurit.

Sarwo akhirnya memang tak jadi dijadikan duta besar di Moskow. Namun dia tak pernah mencapai posisi puncak sebagai seorang militer.

Firasat akan dibuang sebenarnya sudah dirasakan Sarwo. Saat menjadi Panglima di Irian, Sarwo berkisah pada Jenderal Hoegeng, yakin tak akan lama lagi dirinya akan dicopot Soeharto.

Soeharto mendengar desas-desus Sarwo Edhie mau menggalang kekuatan untuk mendongkel Soeharto.

"Padahal saya tak melakukan apa-apa, dan tak merencanakan apa-apa," kata Sarwo Edhie pada Hoegeng dengan nada sedih.

Soeharto kemudian mengirim Sarwo menjadi Duta Besar di Korea Selatan dan akhirnya memarkir sang jenderal menjadi Kepala BP7 yang mengurusi ceramah dan propaganda soal Orde Baru dan Pancasila. Sungguh bukan tempat yang cocok untuk seorang perwira militer dengan pengalaman tempur seperti Sarwo.

Meminjam istilah wartawan senior Julius Pour, Sarwo Edhie Wibowo ibarat cerita wayang. Dimasukan kembali ke kotaknya setelah lakonnya berakhir. Sarwo tak sendiri, sejumlah jenderal pembangun Orde Baru yang lain merasakan hal serupa. Dibuang sang dalang setelah lakon mereka selesai.

Silahkan dishare

Baca Juga




Sumber:https://www.merdeka.com
Kisah Heroik Jenderal Sarwo Edhie Memimpin Pasukan RPKAD Memburu PKI di Solo

Kisah Heroik Jenderal Sarwo Edhie Memimpin Pasukan RPKAD Memburu PKI di Solo

Kisah Heroik Jenderal Sarwo Edhie Memimpin Pasukan RPKAD Memburu PKI di Solo

Patriot-bangsa - Setelah menumpas G30S di Jakarta, Pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) bergerak ke Jawa Tengah. Salah satu kota sasaran RPKAD adalah Solo yang saat itu menjadi salah satu basis PKI.

RPKAD mulai memasuki Solo sekitar akhir Oktober 1965. Kedatangan komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie Wibowo dan pasukannya disambut aksi mogok kerja Serikat Buruh Kereta Api (SBKA) di Stasiun Solo Balapan.

Mereka hanya duduk-duduk di pinggir rel. Kereta dari Yogyakarta, Semarang, Madiun dan tujuan lain tertahan di Solo.

Kolonel Sarwo pun berdialog dengan para buruh tersebut. Wartawan Senior Hendro Subroto melukiskan peristiwa itu dalam buku 'Perjalanan Seorang Wartawan Perang' yang diterbitkan Pustaka Sinar Harapan.

Sarwo yang berkaca mata hitam berteriak. "Siapa yang mau mogok, berkumpul di sebelah kiri saya."

Hening. Tak ada yang bergerak. Sarwo berteriak lagi. "Siapa yang tidak mau mogok supaya berkumpul di sebelah kanan saya. Saya beri waktu lima menit!"

Ternyata semua pekerja itu berkumpul di sebelah kanan Sarwo. Tak ada satu pun yang berdiri di kiri. "Lho ternyata tidak ada yang mau mogok. Kalau begitu jalankan kereta api," kata Sarwo.

Para pekerja itu bergerak ke pos masing-masing. Mogok kerja berakhir, kereta pun berjalan kembali.

Di Jawa Tengah, pasukan ini juga kerap melakukan show of force. Mereka konvoi keliling kota dengan panser dan puluhan truk pasukan RPKAD. Para prajurit melambai-lambaikan tangan dengan ramah pada masyarakat yang semula takut. Strategi itu berhasil, rakyat menyambut sementara para pendukung G30S mulai ciut.

Sekain konvoi, Sarwo juga berorasi di rapat umum yang dihadiri ribuan massa. Sarwo mencoba menggerakan rakyat agar berani melawan PKI.

"Siapa yang bersedia dipotong lehernya dibayar seribu rupiah?" teriak Sarwo. Massa terdiam.

"Sepuluh ribu rupiah?" Massa masih diam.

"Seratus ribu? Sejuta? Sepuluh juta?" lanjut Sarwo pada massa yang terdiam.

"Jika dibayar Rp 10 juta saja kalian tidak mau dipotong lehernya, jangan berikan leher kalian secara gratis pada PKI. Kalian lawan PKI. Jika kalian takut, ABRI berada di belakang kalian. Jika kalian merasa tidak mampu, ABRI bersedia melatih," kata Sarwo disambut sorak sorai massa.

Ucapan Sarwo Edhie benar-benar dilakukan. RPKAD melatih pemuda-pemuda maupun aktivis ormas antikomunis. Rakyat ikut bangkit melawan PKI.

Merekalah yang kelak menjadi jagal bagi para anggota PKI, atau simpatisan, atau orang yang dituding sebagai PKI. Sejarah kemudian mencatat pembantaian massal terjadi di Jawa Tengah dan sebagian Jawa Timur. Sarwo Edhie mencatat korban tewas tak kurang dari 3 juta orang.

Silahkan Share

Baca Juga




Sumber:https://www.merdeka.com