Inilah Alasan Mengapa Penutup Jendela Harus Dibuka Saat Takeoff dan Landing?
Tak hanya meredupkan lampu.
Saat pesawat hendak terbang maupun mendarat, yang bertujuan untuk menjalankan standar keselamatan penerbangan sebagai berikut :
Apabila ruang kabin tetap terang
benderang, dan kemudian terjadi kondisi darurat, lampu tiba-tiba padam,
maka akan sangat sulit untuk proses evakuasi. Sebab, mata penumpang akan
butuh waktu lama untuk menyesuaikan atau fokus dari kondisi terang ke
gelap dengan kata lain akan ada buta sementara akibat perubahan
intensitas cahaya yang masuk ke mata.Anda tentunya pernah mengalami hal
sepeerti ini, semisal saat anda berkendara pada malam hari menggunakan
kendaraan bermotor,tiba tiba mobil dari arah berlawanan menyalakan lampu
jauh kemudian mematikan nya, pada masa transisi ini, anda mengalami
kebutaan sementara
pada standard operasional keselamatan penermabangan kru pesawat juga meminta
para penumpang menaikkan penutup jendela. Ini juga menjadi salah satu
prosedur keselamatan penerbangan.
![]() |
| Terungkap !!! , Inilah Alasan Mengapa Penutup Jendela Harus Dibuka Saat Takeoff dan Landing |
![]() |
| Terungkap !!! , Inilah Alasan Mengapa Penutup Jendela Harus Dibuka Saat Takeoff dan Landing |
Dengan pertimbangan takeoff dan landing
menjadi momen paling rawan terjadinya kecelakaan, maka membuka penutup
jendela ini menjadi penting untuk prosedur keselamatan penerbangan.
berikut ini adalah penjelasan mengenai Alasan Mengapa Penutup Jendela Harus Dibuka Saat Takeoff dan Landing :
" Jika terjadi kondisi darurat, kru
kabin perlu menentukan sisi pesawat sebelah mana yang paling aman
digunakan untuk turun. Dengan membuka penutup jendela, memungkinkan
mereka untuk membuat perintah dengan cepat," ujar Corporate
communication manager Otoritas Keselamatan Penerbangan Australia, Peter
Gibson.
(Sumber: www.travelandleisure.com dikutip oleh https://www.dream.co.id untuk http://informasiviralbermanfaat.blogspot.co.id)


No comments:
Post a Comment